Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Desa Pesanggrahan Hasilkan Beras Merah dan Hitam Unggul


Melalui BUMDES ( Badan usaha milik desa ) Desa Pesanggrahan Hasilkan Beras Merah Unggul yang sudah terbukti dipasaran, meskipun sebagian besar masyarakat lebih suka mengkonsumsi beras putih, namun beras merah juga sudah banyak dikenal dikalangan masyarakat khususnya di Desa Pesanggrahan Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. Beberapa mengkonsumsi beras merah dengan alasan lebih sehat, namun belum mengetahui secara pasti kandungan apa saja yang ada di dalam beras merah, terlebih lagi beras merah organik. Beras merah organik memang memiliki rasa yang kurang enak seperti beras putih. Dari segi teksturnya, beras putih lebih pulen dibandingkan dengan beras merah organik. Dibandingkan dengan bahan pangan lainnya, beras merah organik memiliki kandungan gizi yang lebih banyak dan memiliki manfaat yang lebih besar untuk kesehatan. Secara umum, beras organik memiliki keunggulan dibandingkan beras non organik.

Pic. KKN STIBA & STKIP INVADA

Pic. KKN STIBA & STKIP INVADA

Pic. KKN STIBA & STKIP INVADA







7 Alasan Memilih Beras Merah

1. Mengandung Serat Tinggi
Nasi akan memberi Anda nutrisi seperti magnesium, zat besi, serat, protein dan niacin. Namun perlu diperhatikan jenis nasi yang dikonsumsi. Pilihlah nasi merah, brown rice atau beras hitam ketimbang nasi putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Mereka lebih baik karena kandungan serat yang tinggi serta memiliki karbohidrat kompleks yang lebih sehat.

2. GLycemic Index Rendah
Makanan dengan karbohidrat kompleks, salah satunya beras merah, memiliki tingkat glycemic index rendah yang berguna dalam pengaturan kadar gula darah dan produksi insulin. Selain itu juga menyediakan energi untuk memaksimalkan manfaat kesehatan.

3. Cepat Kenyang
Beras merah mengandung karbohidrat kompleks; jenis karbohidrat yang lama dicerna dalam tubuh. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal dan beras merah) bisa membuat Anda kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Saat makan siang atau malam, ganti nasi putih atau mie dengan nasi merah.

4. Sumber yang Baik untuk Zat Besi
Zat besi atau mangan membantu tubuh untuk menghasilkan energi dari makanan yang Anda konsumsi. Mangan juga merupakan komponen penting dari enzim dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas yang biasanya terbentuk selama proses produksi energi. Jadi, daya tahan tubuh meningkat dan energi bisa digunakan lebih optimal.

5. Kaya akan Zinc
Mineral ini membantu mempercepat penyembuhan luka dan menjaga sistem imun berfungsi dengan baik. Zinc juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang bersifat merusak sel-sel dan jaringan tubuh.

6. Mengandung Vitamin B-6
Satu porsi nasi merah bisa memenuhi 23 persen kebutuhan harian dari vitamin B6. Jumlah itu yang memang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi organ. Vitamin ini membantu menjaga keseimbangan dari pembentukan hormon serotonin (hormon pengatur mood), sel darah merah dan produksi sel-sel DNA.

7. Menurunkan Kolesterol
Nasi atau beras merah mengandung minyak yang bermanfaat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Maka dari itu, disarankan untuk menjalani diet beras merah dan gandum utuh dengan tujuan meningkatkan level kolesterol baik. Jadikan nasi merah sebagai makanan pokok dan sumber karbohidrat sehat untuk dikonsumsi setiap hari.

BUMDes Ber-Omzet Rp. 500 Juta Terus Meningkat

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mulai menunjukkan giginya.  Hingga November 2017 lalu sudah tercatat 50-an BUMDes memiliki omzet di atas Rp. 500 juta per tahun. Selain membuktikan mampu meraih laba besar, BUMDes juga makin mampu menciptakan lapangan kerja. BUMDes juga mulai mampu mencegah urbanisasi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Anwar Sanusi kepada para sejumlah wartawan menyatakan, jika digarap secara serius, BUMDes bisa menyerap tenaga kerja penuh waktu. “ Ini akan berdampak pada berkurangnya urbanisasi,” katanya di sela acara  ‘BUMDes Talk Bersama’ di Solo beberapa pekan lalu. Pada acara itu berkumpul BUMDes-BUMDes yang mampu menciptakan pendapatan tinggi. Salahsatunya BUMDes Ponggok yang mencetak omzet Rp. 12 milyar setahun.

Fakta ini menunjukkan BUMDes telah mulai mampu mewujudkan misinya menjadi lembaga usaha yang mampu menciptakan dua manfaat sekaligus yakni manfaat sosial sekaligus keuntungan profit. Manfaat sosial yang dimaksud adalah menciptakan unit usaha yang mampu membuka lapangan kerja di desa.  Minimnya lapangan kerja di desa adalah salahsatu masalah krusial yang membuat laju ekonomi desa menjadi lamban. Kehadiran BUMDes dengan berbagai dukungan yang diberikan negara (pemerintah) terbukti mampu menjawab masalah itu. BUMDes membuka banyak lapangan kerja terutama bagi anak-anak muda.

Perkembangan BUMDes yang signifikan kini telah membuat BUMDes menjadi salahsatu magnit yang menarik bagi pemuda. Alhasil, budaya urbanisasi yang bertahun-tahun terjadi, kini berangsur-angsur berkurang. Urbanisasi adalah salahsatu yang mengakibatkan desa kekurangan SDM memadai untuk mengembang karena anak-anak muda berpendidikan tinggi dan berkemampuan unggul diserap oleh kota.

Keuntungan kedua adalah keuntungan dalam bentuk profit alias uang. Sebagai lembaga usaha milik warga desa, banyaknya BUMDes dengan omzet yang besar merupakan bukti bahwa profesionalisme lembaga yang dibangun BUMDes bisa berjalan dengan baik. Soalnya selama ini berbagai pihak masih mengkawatirkan kapasitas BUMDes sebagai unit usaha.

Pic. Google.com


Untuk mendorong perkembangan ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga telah bekerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan perguruan tinggi demi mendukung BUMDes. Sebagai lembaga pendidikan, Perguruan Tinggi memiliki potensi yang besar mendorong desa makin mengembang. Soalnya, lembaga ini memiliki SDM terbaik yang masih fresh dan sedang dicetak untuk mengembangkan berbagai kemampuan berbasis intelektual.

Maka, bakal sangat menguntungkan bagi desa jika Perguruan Tinggi mampu mendampingi desa terutama BUMDes dalam mengembangkan ekonomi desa.Kementerian Desa saat ini juga sedang melakukan pendataan BUMDes se Indonesia.  Selain digunakan untuk membangun basis data BUMDes se-Indonesia, data itu juga bakal diarahkan menjadi jaringan data online sehingga seluruh BUMDes bakal memiliki akses secara online di seluruh Indonesia dalam mengakses berbagai kebutuhan informasi mereka. Hal ini akan memberikan daya dukung yang sangat dibutuhkan desa mengembangkan potensinya.

Top